Kafispolgama - Keluarga Alumni Fisipol - Universitas Gadjah Mada

ARTIKEL » Artikel-e Alumni

under re-construction

Reformasi, Demokrasi Praktis atau Demokrasi Substantif

Jumat, 16 Mei 2008


Reformasi sudah bergulir 10 tahun. Transisi ini banyak dikhawatirkan berbagai kalangan karena cenderung kontra-produktif dengan gagasan awal. Seolah gagasan reformasi melenceng dari konsep awal. Banyak rakyat yang kemudian rindu pada masa lalu ketika konflik terjadi dimana-dimana, harga melambung tinggi, ekonomi paceklik, dan hidup makin sulit.
Kekhawatiran ini juga yang dirasakan oleh Priyo Budi Santoso, Ketua Fraksi Golkar DPR RI periode 2004-2009. Menurut Priyo Budi kebutuhan negara untuk mensejahterakan rakyat justru pada titik yang mengkhawatirkan. Ironisnya hal itu timbul atas nama demokrasi padahal masyarakat mulai bosan dengan simbol-simbol reformasi. Menurutnya hal itu terjadi karena tidak tercapainya hakekat dan tujuan negara yaitu kesejahteraan rakyat yang sebesar-besarnya. ”Orang tidak bisa makan yang namanya demokrasi. Demokrasi hanyalah sebuah alat dan sarana untuk mensejahterakan rakyat,” katanya.

download artikel


 
undercontruction